Memaparkan catatan dengan label Puisi Hati. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Puisi Hati. Papar semua catatan

INCOMPLETE


Sejak lama aku berdiri
Dalam sepinya ruang hati
Tak ada seorang pun mampu menjawab..

Hanya padaMU ku bertanya
Pada setiap sujudku ini
Siapakah dia cinta untukku..

Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah kerana luka mendalam
Merana menantikan cinta dan kasih hidupku..

Rahsia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mahu sepi sendirian
Tuntun hatiku dalam sabar menanti cintaku..

Rahsia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mahu hidup keseorangan
Namun harus ku ikhlaskan semua nasib cintaku padaMu..



hehe

Kau dan Aku, masihkah ada cinta untukku..?




Tatkala aku memandang langit..
Hujan mula turun membasahi bumi..
Matahari pula berlindung dibalik awan..
Tiada lagi cahaya mentari..
Menyinari menyuluh alam bumi..
Yang ada hanyalah kelam..
Titisan hujan menyapu daratan..
Tinggallah aku sendirian..
Mencari secebis kasih cinta Sang Pencipta..

Jauh aku berkelana..
Bersama hujan bersama taufan..
Berjalan tanpa ku berhenti melangkah..
Biar kaki tersandung hebat..
Namun bangkit semula..
Biar darah mengalir laju..
Sakit ku tahan..
Demi menyusur jalanMu yang ku damba..
Mengharap sinar kembali ku temu...

Namun hujan terus menitis..
Sesekali lebat bersama kilat..
Terkadang ribut melanda kuat..
Namun kaki ku gagahi mengorak langkah..
Walau tersungkur di tengah jalan..
Takkan kembali berpatah pulang..


Masihkah ada harapan..
Masihkah ada sinar..
Masihkah ada ruang..
Sang mentari untuk kembali menyinari alam..
Bersama kasih Mu..
Bersama cinta Mu..

Masihkah ada harapan..
Masihkah ada cinta Mu untukku..
Bawalah aku.. Terangilah aku..
Dengan cahaya kasihMu itu..

Hentikanlah hujan..
Hentikanlah taufan bersama ribut..
Serlahkanlah Si Pelangi..
Menyeri angkasa..
Harapan untukku..
Kerna cintaku tetap padaMu..




hehe

Sabarlah Wahai Hati




Sabarlah...Allah ada bersamaku...

ku pujuk hati...agar tidak terus tenggelam dalam kegusaran...

Subhanallah..
Maha suci Allah yang menciptakan ketentuan...
walau pada awalnya, itulah jalan yang terbaik..namun, rahsia Allah tetap rahsia..
disembunyikan dari pengetahuan manusia...

janjiNya...


" dan pasti Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, dan kekurangan jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar" ~ Al-Baqarah: 155.

Dia memberi ujian hanya dalam sekelip mata...
lantas dibiarkan manusia itu mencari jalan keluarnya sendiri...
dibentangnya jalan dengan cara yang cukup terseni...diilhamkan penyelesaian yang hanya mampu dilihat oleh hati nurani...

nah...!!!..sekarang...selesaikanlah sendiri....
kamu mampu...

"dan Kami tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada Kami ada satu catatan yang menuturkan dengan sebenarnya, dan mereka tidak dizalimi(dirugikan)"~ Al-Mu'minun:62

ya!!...
kamu mampu..
mana mungkin Allah menguji sesuatu buat hambaNya dengan sesuatu yang tidak mampu kau tanggung..

wahai hati...
renunglah sedalam-dalamnya...
ya..mungkin pilihan yang kau pilih adalah yang terbaik untukmu..
Allah tahu...betapa kau telah berusaha sebaiknya...tapi pernah kah kau fikir, kenapa Allah masih memberi kesukaran buatmu?

renunglah dengan mata hatimu...
diamlah sejenak...

pertama..wahai hati..
berbaik sangka lah pada Allah..Tuhan yang menganugerahkan ujian ini kepadamu...
jangan Kau fikir yang bukan-bukan pada ketentuan Allah...Allah tahu setiap sangkaanmu padaNya...baca ini..

Firman Allah swt (Hadist Qudsi): " Aku mengikuti persangkaan hambaKu terhadap diriKu menurut apa yang disukainya".~ al-Hadist.

mana mungkin Allah tidak mengerti hati hambaNya..bukankah kita dulu asalnya dari sesuatu yang kotor?
daripada sekecil-kecil diri..kini sehingga dewasa hanya dibesarkan dengan rezeki dariNya...
Allah mengangkat darjat kita menjadi mulia malah lebih mulia dari ciptaan Allah yang lain.
namun, bila Allah datangkan sedikit cubaan semata-mata untuk menguji keimanan, pantaskah kita untuk terus menghukum ketentuanNya?

belailah jiwa...
apa yang Allah cuba lakukan ini adalah suatu ketentuan yang tersirat dalam rahsianya...
pasti Allah sebagai Pencipta segalanya punyai jawapan atas setiap ciptaanNya....

wahai hati...
kedua..fikirlah ini...
dulu, kau pernah berkata ; "Ujian tanda kasih sayangNya..
dan ujian adalah anugerah Allah untuk mengangkat darjat hambaNya.."
lupakah engkau pada ucapan yang keluar dari bibirmu sendiri..
di saat engkau diberi peluang memberi tazkirah pada satu halaqah..disaksikan sahabat-sahabatmu..?
hmm..lupa ya...

inilah peluangnya untuk kau buktikan kata-katamu itu...
kerana..sampai satu saat..Allah pasti akan menguji kita atas sesuatu yang pernah kita ucapkan...
untuk membuktikan sejauh mana kita mengimani ucapan itu..

ingat..!!
"iman itu adalah cabaran..!!"
engkau boleh mengaku engkau mencapai tahap iman andai kau lepasi ujian ini...
lupakah engkau pada kata-kata hikmah Allah...

" sesungguhnya kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk kami menguji mereka, siapakah diantara mereka yang terbaik perbuatannya"~ Al-kahfi:7

hatiku...
kamu inginkan syurga Allah..kan?

"Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar"~ Ali-Imran:142

hmm..inilah yang perlu engkau taruhkan...
mana mungkin kamu akan mendapat hadiah syurga dari Allah andai ujian sebegini kamu tidak mampu hadapi...mana mungkin...
sedangkan dihadapanmu yang Allah hijabkan pandangan, terbentang 1001 lagi cabaran..
yang lebih hebat lagi...
xkan ujian sebegini sudah membuatkan kamu lemah..lantas menghilangkan nilai kebergantungan pada Allah...
kalau begini sikapmu wahai hati...
macam mana kau nak hadapi ujian yang mendatang?

renunglah....

ketiga...wahai hatiku sayang...
lihatlah....
Allah itu sangat Penyanyang...
bermula dari celiknya matamu awal pagi...telah sedia terbentang nikmat Allah buatmu tanpa sempat kamu pinta...
dan kini...ujian mendatangimu...
Laa Tahzan...jangan bersedih...

kalau engkau masih bersedih wahai hati...
ke sini..dekat denganku..
ingin aku khabarkan berita baik untukmu...
bukan dariku...
tapi berita ini dari Allah...
buatmu andai engkau menghayati setiap apa yang Allah kiaskan dalam Qalam SuciNya ini...

" Sesungguhnya orang-orang yang berkata,'Tuhan kami adalah Allah', kemudian mereka tetap istiqamah, tidak ada rasa khuatir pada mereka dan mereka tidak(pula) bersedih hati. Mereka itulah para penghuni syurga, kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan."~ Al-Ahqaf:13-14.

lihat..
betapa Allah Maha Memahami...
dipujuk hatimu sedemiakian rupa...
lantas dijanjikan lagi dengan 'hadiah' yang paling istimewa..
cuma..satu perkara yang perlu kamu pertahankan..
adalah..'sabar'...
sabar dengan ujian dan sabar menanti anugerah dari Allah...

sekarang..
wahai hatiku...
pandanglah semua ini dengan mata hatimu sekali lagi...
bangkitlah...bangun...
cari rahsia yang Allah sembunyikan dalam Qalam Suci, Al-Quran...
susunlah langkahmu...
pasti ada jalan keluar...

Allah Maha Mengetahui...
berusahalah...
walaupun usahamu tidak membuahkan hasil...
tapi Dia tahu engkau telah sedaya upaya berusaha mencari jalan keluar dengan cara yang paling diredhaiNya...
yakinlah...
sabarlah...
malah apapun yang kau cuba jauhkan..diamkan..atau sembunyikan...pantas Allah lebih mengetahui..

"katakanlah: jika kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya: Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu" ~Ali-Imran:29

wahai hati...

apapun jua ujian yang bakal mendatang setelah ini...kuatlah kebergantungan mu padaNya...Ilham yang terbentang..gunakanlah sebaik-baiknya..carilah rahsia disebalik rahsia yang disembunyikanNya...engkau pasti akan menemuinya...

janji Allah itu PASTI..!!! InsyAllah..


.....Sabarlah wahai hatiku...dan hatimu jua.....

hehe

Hati








Aduhai hati,
Bersabarlah..bersabarlah..bersabarlah..
Aduhai hati..
Bertasbihlah..bertasbihlah..bertasbihlah..
Moga dengan bertasbih memuji Ilahi..
Mengubat rinduku pada mu..
Yang jauh di mata..
namun di hati selalu ada..

Wahai hati..
Usahlah gundah gulana..
Wahai hati..
Usahlah terasa sunyi..
Tuhanmu masih ada..
Allahu Akbar..
Aku masih ada Dia..
Untuk mengadu rasa yang ada..

Aduhai hati..
Bersabarlah..Usahlah terasa jauh..
Hakikatnya dihati sentiasa dekat padanya..
Aduhai hati..
Bersabarlah..Hakikat telah tersurat..
Hikmahnya adalah yang tersirat..

Wahai hati..
Janganlah merasa kelam...
Masih ada cahaya cinta nan Satu..
Buat meniti hidup tanpa si dia di sisi..
Wahai hati..
Bersabarlah..
Andai ada waktunya..
Hati ini takkan sunyi lagi..
Hanya Dia yang mengetahu..
Ku serah hati padamu Ilahi..




hehe

Tercipta Untukku (Khas Utk yg tersayang)


menatap indahnya senyuman di wajahmu
membuatku terdiam dan terpaku
mengerti akan hadirnya cinta terindah
saat kau peluk mesra tubuhku, oohh
banyak kata yang tak mampu ku ungkapkan
kepada dirimu


aku ingin engkau selalu
hadir dan temani aku
di setiap langkah yang meyakiniku
kau tercipta untukku

meski waktu akan mampu
memanggil seluruh ragaku
ku ingin kau tahu
ku selalu milikmu
yang mencintaimu
sepanjang hidupku

sungguh hanya lah dirimu
yang aku cintai
dan sungguh ku kan di sisimu
hingga ku mati

Laut dan Pantai II



ku tahu 
laut yang luas itu 
turut dihiasi pulau-pulau 
yang menjadi teman laut dikejauhan 

kadang-kadang pantai lupa 
betapa pulau-pulau indah itu 
lebih mengasyikkan dari pantai 
lebih penting bagi laut 

kehadiran pulau-pulau kecil itu 
sebenarnya menjadi penghubung 
laut dan pantai 
menjadi penyeri 
menjadi peneman 
kerana pantai hanya diam ditepian 
cuma menunggu laut datang bertandang 
sedang pulau-pulau itu berada di sekeliling laut yang tenang 

benarlah kata laut 
masih banyak pantai yang lain 
pantai lain yang bisa menjadi penunggu laut 
tetapi.. 
pantai ini 
tetap disini 
kerana pantai tahu 
walau berjuta pulau menemani laut di tengah sana 
laut akan tetap datang kepada pantai ini 
laut tetap mencari pantai yang satu ini

Laut Dan Pantai..


ku bertanya pada pantai.. 
mengapa kau setia disitu.. 
dipukul ombak.. dihempas badai.. 
ditiup angin yang kadang sepoi..kadang taufan.. 
setiap hari menjadi peneman setia laut.. 
setiap hari ada pasang dan surut.. 

jawab pantai.. 
aku tetap setia menemani laut.. 
kerna aku diciptakan untuknya.. 
aku sedia dipukul ombak.. 
aku tahan dihempas badai.. 
aku pasrah dihenyak ribut taufan.. 
kerna kasihku pada laut.. 

harus sampai bila pantai mampu menemani laut?? 
tidak kasihankah laut pada pantai?? 
tidak simpatikah laut pada pantai itu.. 
yang sedia menerima apa pun.. 
yang tahan diduga laut.. 

walau laut kadang tenang kadang mengganas.. 
walau laut kadang pasang menemani pantai.. 
kadang surut meninggalkan pantai.. 

jawab pantai.. 
aku dan laut.. 
umpama adam dan hawa.. 
yang dicipta Tuhan untuk bersama.. 
walau apa pun yang datang.. 
harus ku laluinya.. 
bukan mengalah.. 
tapi ku berserah.. 
kerna laut dan pantai.. 
tetap mampu bersama.. 
walau apa pun menduga...

Beritahu Pada Muslimah



Beritahu pada muslimah itu
dirinya ibarat kaca;
disentuh terguris,
dihantuk serpih,
dihempap berkecai.

Beritahu pada muslimah itu
jaga tutur kata;
cakap tinggi nanti dibenci,
terlalu rendah dipijak pula,
cakap sombong mengundang lawan,
hati-hati meluah kata,
kerana pulut santan binasa,
kerana mulut badan binasa.

Beritahu pada muslimah itu
jaga tingkah laku;
harga diri letaknya di situ,
jangan meluru ikut telunjuk nafsu,
sesekali tersilap langkah,
akan dihukum selamanya,
keturunan dicerca payah,
menyesal kemudian bukan faedah.

Beritahu pada muslimah itu
jaga pakaian;
ia cermin peribadi,
juga lambang bangsa,
di mana dan dalam keadaan macam manapun,
biar orang kenal...Dia orang ISLAM.

Beritahu pada muslimah itu
simpan secebis malu;
kerana malu itu,
sebahagian dari iman...


www.iLuvIslam.com saiful_ilham editor : IskethaykaL

Doa untukmu Palestine


Di sini aku merintih,

Di sini aku sedih,

Mengenangkan nasib mereka yang tidak berdosa,

Si kecil menjadi mangsa,

Jika ku mampu,

Ingin aku bersamamu,

Memperjuangkan agama suci kita,

Namun kudratku lesu,

Hanya doa mampu ku bekalkan buatmu Palestine..

Kejam...sungguh kejam kamu Israel..!!!

Allahuakbar...Allahuakbar...Allahuakbar......!!!!




QUNUT NAZILAH 
Berikut adalah cadangan Qunut Nazilah dengan baris yang telah Ustaz Zaharuddin Abd Rahman usahakan barisnya dan ertinya, agar boleh dibaca oleh orang ramai. Maksudnya : 

"Ya Allah sesungguhnya kami memohon pertolongan dariMU dan kami beriman denganMu, dan kami bertawakkal kepada Mu, dan kami memuja Mu dengan kebaikan dan kami tidak mengkufuriMU, Ya Allah hanya engkau yang kami sembah dan kepada Mu kami menunaikan solat dan bersujud, kepadaMu kami berusaha, kami mengharapkan rahmatMu dan kami takutkan azabMu, sesungguhnya azabMu yang pedih akan dikenakan kepada orang-orang yang kafir, Ya Allah azablah orang-orag kafir Ahli kitab yang menghalang-halangi dari jalanMU." .Wahai Tuhan kami, sesungguhnya kami menjadikan-Mu sebagai pendinding (kepada musuh2) kami, dan kami berlindung dengan-Mu daripada kejahatan mereka. Wahai Tuhan kami, wahai Tuhan yang menurunkan al-Kitab (al-Quran), dan wahai yang menjalankan awan, dan wahai yang menghancurkan tentera al-Ahzab, hancurkanlah Yahudi perampas dan penjajah dan bantulah kami ke atas mereka dan goyankanlah mereka. Wahai Tuhan kami, binasakanlah kesempurnaan mereka, dan pecah-belahkanlah jemaah/kesatuan mereka, dan gagapkanlah perkataan mereka (melalutkan kereka), pecah belahkanlah hati-hati mereka, goyahkanlah pendirian mereka, dan hantarkanlah anjing ke atas mereka dari anjing-anjing suruhanMu, wahai Tuhan Yang Maha Gagah Perkasa, wahai Tuhan Yang Maha Berani, wahai Tuhan Yang Maha Berdendam, wahai Allah tuhan kami, turunkanlah ke atas mereka kemarahan dan kesakitan dariMu yang tidak mampu ditolak oleh kaum yang berdosa. Ya Allah, bantulah muslimin dan pejuang Islam dalam petempurannya dengan Yahudi, Ya Allah bantulah kami untuk mengalahkan mereka di mana-mana sahaja, Ya Allah tunjukkanlah kepada mereka keajaiban kuasaMu, Ya Allah jadikanlah mereka boleh dibilang, dan bunuhlah mereka sebinasanya, dan janganlah engkau lepaskan mereka walau seorang. Ya Allah jadikanlah senjata dan harta mereka sebagai harta rampasan di tangan kaum Muslim, Ya Allah jadikanlah senjata mereka mengenai dada mereka sendiri, dan helah mereka mengenai tengkuk mereka, dan perancangan mereka penghancur mereka sendiri, Ya Allah jadikanlah para Malaikat membantu kaum Muslimin, Ya Allah tepatkanlah tembakan dan lontaran mereka Ya Allah hancurkanlah mereka sebagaimana engkau menghancur kaum Iram dan ‘Ad , Ya Allah palulah mereka dengan paluan azaz kerana mereka telah melakukan kerosakan dalam negara dan membunuh para hambaMu. Ya Allah bantulah saudara kami di LUbnan, Palestin, Afghanistan, Iraq dan seluruh negara umat Islam."
www.zaharuddin.net

Will I?



Tonight,
I keep thinking about that,
about this,
about those,
Seem it is not being well,
That little words make me spinning,
This small matter makes me going twisting,
Those few hearts I should care...

Don't know what to do,
Don't know how to make it,
Don't know what will be,
Just keep it goes,
Hoping that time could heal all,
Keep it breath,
Keep it shining,
Keep it all in well,
Hoping to see the rainbow again,
Will I?

:girl_10:

Sungguh! Kami Malu Kepada-Mu…




Ya Allah…
Dengan segala kerendahan kami bersimpuh di hadapanMu
Memohon segala petunjuk dariMu
Berlindung dari segala kesesatan dan kekesatan yang bersemayam di hati
Tiada kekuatan yang mampu menolak segala keburukan kecuali berasal dariMu
Sesungguhnya kami malu
Meski hanya sekadar lintasan hati untuk meminta kepadaMu

Ya Allah…
Setiap detik Engkau penuhi keperluan kami
Nafas yang kami hirup
Tiada pernah Engkau minta untuk diganti dan Kau henti
Sedang kami enggan berkongsi dan seringkali berhitung atas berkurangnya

Ya Allah…
Kau jernihkan mata ini untuk memandang segala yang ingin kami pandang
Tidak pula kaki, tangan, hati dan fikiran
Namun bukan wujud kesyukuran kemana kami arahkan
Ternyata laranganMu lebih manis sebagai pilihan

Ya Allah…
Sesungguhnya catatan maksiat diri kami terlalu panjang
Tak mampu terhitung sebanyak butiran pasir
pun titisan air di lautan
Dan amal baik kami pun belum tentu mampu menjadi penyeimbang

Ya Allah…
Masih layakkah kami meminta?
Sedangkan hakMu sebagai Tuhan lebih banyak kami abaikan

Wahai sahabat…
Siapakah zat yang sesungguhnya kita perlukan?
Saat kesedihan dan melilitnya kesempitan hati?
Saat bergoncangnya bumi dan Jauhnya rezeki?

Wahai sahabat…
Jujurlah pada hati
Bukankah hanya Allah zat yang sesungguhnya layak menjadi sembahan?
 

Ceritera Si Pelangi © 2008. Design By: SkinCorner